Tata Cara Shalat Dhuha dan Keutamaannya - JALUR INFORMASI

27.8.21

Tata Cara Shalat Dhuha dan Keutamaannya

tata cara shalat dhuha

Pelaksanaan salat Dhuha yang merupakan salat sunnah sebagai pelengkap ataupun penambah amal ibadah bagi umat muslim. Dalam salat Dhuha ini diibaratkan sebagai pahala yang berlipat ganda dari sedekah. Selain itu doa dalam salat Dhuha jika diamalkan mendapat banyak keutamaan. 

Shalat Dhuha 2 rakaat pahalanya bisa senilai 360 kali sedekah. Anjuran ini terdapat dalam hadis oleh Abu Hurairah " rasulullah SAW berwasiat kepadaku tiga perkara agar jangan ditinggalkan yaitu puasa 3 hari tiap bulan, rakaat dhuha dan juga Witir sebelum tidur". 

Niat Shalat Dhuha

Berikut ini adalah niat salat dhuha ; 

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa

Artinya: "Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala." 


Tata cara Shalat Dhuha

Untuk tata cara shalat dhuha 2 rakaat yaitu sebagai berikut; 

1. Membaca Niat Shalat Dhuha

2. Takbirotul Ihram 

3. Membaca doa Iftitatah (Sunnah) 

4. membaca Surah Al-fatihah 

5. Membaca Surah Asy-Syams

6. Ruku’ dengan tuma’ninah

7. I’tidal dengan tuma’ninah

8. Sujud dengan tuma’ninah

9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

10. Sujud kedua dengan tuma’ninah 

11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

12. Membaca Surah Al-Fatihah

13. Membaca Surah Ad-Dhuha

14. Ruku’ dengan tuma’ninah

15. I’tidal dengan tuma’ninah

16. Sujud dengan tuma’ninah

18. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

19. Sujud kedua dengan tuma’ninah

20. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah

21. Salam

22. Membaca doa sholat Dhuha 

Dikutip dari Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap karya Drs. Moh. Rifa’i, bacaan surat dalam sholat Dhuha pada rakaat pertama yakni Asy-Syams. Kemudian di rakaat kedua, surah yang dibaca yakni Ad-Dhuha.

Waktu pelaksanaan Shalat Dhuha 

Sholat Dhuha bisa dikerjakan pada saat matahari sedang naik atau ketika waktunya kurang lebih 7 hasta atau pukul tujuh sampai masuk waktu Dhuhur. 

Doa Setelah Shalat Dhuha 

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’auka wal-jamaala jamaaluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal-‘ismata ‘ismatuka.

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu.

Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh."

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda