Pempek Palembang dalam sejarah sebenarnya - JALUR INFORMASI

1.3.21

Pempek Palembang dalam sejarah sebenarnya

Membenarkan asumsi keliru yang beredar di masyarakat dan juga media sosial mengenai sejarah dan asal-usul dari makanan khas wong Palembang.


jalurinfo.id-Siapa sih di sini yang tidak tahu dengan namanya pempek atau empek-empek. sebagai salah satu makanan khas yang berasal dari kota Palembang, Sumatera Selatan dan merupakan makanan yang paling mudah kita jumpai saat kita berkunjung ke kota yang identik dengan Jembatan Ampera ini. 

Sehingga belum lengkap rasanya jika kalian berkunjung ke Palembang tidak makan pempek. Namun tahukah kalian pempek memiliki sejarah yang panjang hingga bisa dikenal luas seperti saat ini. Dan untuk menepis kekeliruan yang simpang siur terkait asal muasal dari makanan Pempek palembang ini, Berikut ini adalah penjelasannya. 


sejarah pempek palembang

1. Sejarah Pempek 

Banyak yang mengatakan bahwa makanan yang satu ini merupakan makanan yang dibuat oleh orang-orang yang pernah tinggal di palembang sejak zaman Sriwijaya, namun faktanya tidaklah demikian hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas dan kebudayaan kota Palembang yaitu zanariah.

Beliau mengatakan, bahwa hidangan pempek ini merupakan makanan asli dari rakyat Palembang dan bukanlah makanan yang dibuat oleh orang Tionghoa seperti yang sudah lama beredar. Bahkan Pempek ini telah diakui dunia lewat UNESCO yang menyatakan bahwa kudapan berbahan ikan tersebut telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda atau (wbtb) pada tahun 2014 yang lalu. 

Sehingga asumsi yang keliru mengenai pempek tersebut diharapkan tidak lagi dipercaya oleh masyarakat, guna meningkatkan rasa cinta terhadap wisata kuliner yang ada di kota Palembang diharapkan jangan sampai masyarakat menyebarkan asumsi yang keliru kepada orang lain. 

2. Asal Nama Pempek 

Sebelum dikenal dengan nama pempek ternyata kudapan yang terbuat dari bahan sagu tersebut memiliki nama yang dikenal sebagai kelesan. Gelasan sendiri memiliki arti dalam bahasa Palembang yang berarti ditekan sesuai dengan cara pembuatannya yaitu dengan cara ditekan tekan diatas suatu alas.

Pempek juga dahulu hanya dibuat oleh para perempuan dalam acara atau untuk kegiatan tertentu, sebelum akhirnya diperjual belikan seperti saat ini. Sehingga dahulu memang sangat sulit untuk menemui makanan yang satu ini jika tidak ada acara-acara besar. 


3. Kelesan Berubah Menjadi Pempek 

Banyak yang beranggapan bahwa berubahnya nama kelesan menjadi ini dimulai ketika memasuki tahun 1916 di manakah itu palembang dikuasai oleh Kesultanan Palembang Darussalam. Dan Pada masa ini juga pempek atau kesan tersebut mulai diperjual belikan. 

Ada salah satu hal yang menarik yaitu ketika orang Tionghoa yang biasa dipanggil dengan nama apek. Apek ini biasanya berjualan menggunakan sepeda berkeliling sekitaran Masjid Agung Palembang. Dari sinilah nama kesan mulai berganti menjadi atau Pek atau Apek sesuai dengan nama penjualnya. 

Namun hal tersebut tidaklah benar karena faktanya jalan darat saja belum dibangun pada masa tersebut dan masyarakat masih menggunakan sampan atau Perahu untuk beraktivitas di sekitaran kota Palembang.

Hal ini tentu sesuai dengan kondisi Palembang saat itu yang sebagian besar masih dikelilingi oleh air. Dan jalan sendiri baru dibangun ketika memasuki kolonialisme Belanda pada abad ke 16 M. 

Sehingga pernyataan mengenai asal usul dari pempek yang sudah dipercaya oleh masyarakat sebelumnya merupakan sebuah kekeliruan yang harus dibenarkan hal ini telah disampaikan oleh ahli, namun untuk penjualan memang dilakukan oleh orang-orang Tionghoa yang pada saat itu memang sangat ahli dalam berdagang hal ini juga teratat dalam buku "Sejarah dan Kebudayaan palembang:Rumah adat Limas Palembang" Oleh M. Akib. RHM.

4. Bahan dan Jenis Pempek 

Bahan pembuatan pempek ini dahulu tidak se banyak variasi saat ini. Namun umumnya dalam membuat tempe ini hanya menggunakan tepung sagu dan juga ikan sebagai bahan baku utama serta bahan-bahan seperti telur bawang putih yang dihaluskan beberapa penyedap rasa dan juga garam.

Seiring dengan perkembangan zaman bahan dan juga jenis dari pempek ini semakin bervariasi salah satunya adalah pempek lenjer pempek kapal selam, pempek keriting, pempek pistel, pempek adaan, pempek tahu, pempek kulit, pempek tunu dan juga pempek lenggang. Dan berbagai macam jenis pempek tadi memiliki rasa yang sangat lezat sesuai dengan jenis-jenis.

Nah itulah tadi sekilas mengenai asal usul dari makanan khas yang berasal dari kota Palembang Sumatera Selatan, semoga informasi ini bisa menambah wawasan serta pengetahuan kalian dan juga menepis anggapan yang telah keliru mengenai asal muasal pempek tersebut. Jangan lupa di-share ini agar bisa bermanfaat juga bagi orang lain.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda