Karya sastra kerajaan Islam beserta contohnya - JALUR INFORMASI

7.3.21

Karya sastra kerajaan Islam beserta contohnya

Berikut ini adalah beberapa karya sastra peninggalan kerajaan Islam di Indonesia beserta dengan contoh dan penjelasannya.


karya sastra asli peninggalan kerajaan islam di indonesia


Jalurinfo.id-Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Islam masuk ke Indonesia telah berabad-abad yang lalu melalui jalur pelayaran kemudian berkembang dan meninggalkan ciri dan juga kebudayaan yang masih bertahan hingga saat ini. Bahkan hingga melahirkan beberapa kerajaan besar yang bercorak Islam. 

Salah satunya adalah kerajaan Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam pertama yang pernah didirikan di nusantara, tentu saja dari berbagai macam kerajaan bercorak Islam tersebut telah meninggalkan jejak peninggalan baik berupa karya seni ya, budaya, sistem pemerintahan, karya sastra dan juga pola kehidupan yang terus bertahan hingga era milenial seperti saat ini. 

Dan kebanyakan peninggalan dari kerajaan Islam ini merupakan perpaduan antara cara Islam dan juga kebudayaan setempat sehingga hal tersebut merupakan ciri khas tersendiri. Salah satunya adalah melalui karya sastra yang merupakan peninggalan dari kerajaan kerajaan Islam, berikut ini adalah beberapa peninggalan karya sastra dari kerajaan Islam yang ada di Indonesia. 

1. Hikayat 

Hikayat adalah bentuk karya sastra yang isinya menceritakan tokoh sejarah maupun dongeng. Hikayat dari peninggalan kerajaan Islam di Indonesia ini banyak sekali dipengaruhi oleh kebudayaan Arab, Persia ,India dan beberapa kebudayaan negara lain. 
Awalnya hikayat ini merupakan media yang digunakan untuk berdakwah kepada masyarakat kebanyakan isinya juga berupa ajakan khususnya kepada umat muslim agar dapat memperkuat keimanannya. 

Hikayat ini ini umumnya menampilkan tokoh-tokoh pahlawan yang memperjuangkan Kedaulatan suatu wilayah atau kekuasaan dan di negerinya. Contoh hikayat peninggalan kerajaan Islam di Indonesia ini adalah 

Hikayat kerajaan raja Pasai, yang diperkirakan ditulis pada abad ke 14 masehi. Hikayat raja-raja ini berkisah tentang merah Silu yang bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad lalu merah silu ini kemudian bersyahadat dan menjadi Sultan Pasai pertama dengan gelar Malik as Saleh. 


Kemudian ada juga hikayat si miskin dikenal juga dengan nama hikayat marakarma hikayat ini mengisahkan tentang Karma yang lahir dari keluarga miskin namun Ia memiliki budi pekerti yang baik hingga akhirnya menjadi orang yang sukses dan dia pun berhasil menjadi sosok seorang raja. 

Hikayat Amir Hamzah 
Hikayat Amir Hamzah yang mengisahkan tentang kepahlawanan Amir Hamzah dalam memperjuangkan agama Islam serta mempertahankan wilayah Malaka dari serangan Portugis ia juga merupakan sosok yang harus melawan mertuanya sendiri akibat kafir dari agama Islam diperkirakan hikayat ini ditulis pada tahun 1511. 

Hikayat Bayan Budiman 
Hikayat ini mengisahkan burung bayan yang mencegah seorang perempuan muda yang hendak berselingkuh hikayat ini juga disadur dari hikayat India yaitu suka saptati dan telah diadaptasi dalam bahasa Persia oleh kadi Hasan pada tahun 1371. 


Hikayat Prang Sabi 
hikayat ini ditulis oleh tgk Chik Pante hulu pada tahun 1881. Hikayat ini juga merupakan inspirator dari jihad rakyat Aceh dalam melawan kolonialisme Belanda di Indonesia hikayat ini menceritakan mengenai Bidadari Surga ainul Mardiyah yang menjadi jodoh bagi para pejuang yang mati syahid tersebut. 

2. Syair 

Syair merupakan media penyebaran Islam yang sangat menarik. Syair ini tidak hanya populer di nusantara saja melainkan juga hampir di seluruh dunia syair dari peninggalan kerajaan Islam di Indonesia ini adalah:

Syair ikan Terubuk yaitu syair anonim yang berisi kisah fiksi di dalamnya termuat ada padat dan perilaku beragama. 

Syair kompeni walanda yang menceritakan riwayat dari para Nabi. 

Syair Perang Banjarmasin yaitu syair yang diperkirakan ditulis pada abad ke-16 yang berisi beberapa pokok ajaran Islam namun belum tahu siapa pengarangnya hingga saat ini namun syair ini dianggap sebagai Pro Belanda karena isi dalam teks terbukanya berisi pujian atas pemerintahan Belanda serta pada syair ini mendeskreditkan Pangeran Hidayatullah padahal Pangeran Hidayatullah ini merupakan seorang Patriot. 

Syair Siak Sri Indrapura syair ini berisi silsilah raja-raja siak. 

3. Suluk 

Suluk adalah karya sastra yang isinya mengenai tasawuf yaitu tentang keesaan dan juga keberadaan Allah SWT. Suluh ini merupakan tembang gubahan dari Sunan Bonang yang dituliskan pada daun lontar. Suluk ini memang dipopulerkan oleh Sunan Bonang yang banyak menggugah sastra antara lain:

seperti suluk wijil suluk ini pada dasarnya merupakan karya sastra yang berisi tentang ilmu tasawuf bahkan Sunan Bonang juga menggubah tembang Tombo Ati yang kini masih sering dinyanyikan oleh masyarakat. Berikut ini beberapa jenis suluk yang berasal dari kerajaan Islam ya itu suluk sukarsa isinya berupa ajaran yang hikayat kepemimpinan 


Suluk sia Al asyiqin karya Hamzah Fansuri yang menjelaskan tentang Ajaran wahdat al-wujud dan mengisahkan tentang tahap pencapaian makrifat.  

Suluk Malang sumirang yang ditulis oleh sunan panggung dari Demak sekitar tahun 1520 ini berisi kritikan terhadap Sultan Demak dan juga beberapa ajaran dari Sunan panggung yang dianggap menyesatkan. 

4. Sastra dalam bentuk kitab 

Peninggalan Islam lainnya berupa sastra dalam bentuk kitab karya sastra dalam bentuk kitab ini adalah sebagai berikut:

Kitab manikmaya yang ditulis pada tahun 1740 oleh Raden Mas ngabei Ronggo yang menceritakan perkembangan Islam di pulau Jawa. 

Kitab nitisastra digubah sekitar abad ke-15 masehi namun tidak tahu siapa penulisnya kitab ini menjelaskan ajaran moral dan pandangan hidup berupa kebijaksanaan. 

Kitab Sasana Sunu yang digubah pada 1798 oleh Raden Tumenggung Sastranegara yang menceritakan ajaran tentang tata cara hidup Islam serta ajaran meneladani Rasulullah. 
Kitab sastra gending karya Sultan Agung yang isinya memuat ajaran filsafat dan juga kebajikan. 

5. Babad 

Babad adalah bentuk cerita sejarah yang didalamnya banyak bercampur dengan mitos dan juga kepercayaan masyarakat bahkan kadang tidak masuk akal. Babad termasuk karya sastra peninggalan kerajaan Islam Berikut ini adalah beberapa babad tersebut 
Babad Cirebon yang isinya menceritakan Pangeran Cakrabuana yang membangun kota Cirebon serta membangun perkampungan muslim di sana. 

Babad Demak yang isinya tentang kisah Raden Patah mendirikan Kerajaan Demak. 
Babad Giyanti yang diperkirakan ditulis pada tahun 1803 dan di dalam Babad Giyanti ini dibahas mengenai fenomena-fenomena politik yang pernah terjadi di Pulau Jawa sekitar tahun 1741 hingga 1757. 

Babad raja-raja yang berupa silsilah dari raja-raja Riau yang bercorak Islam. 

Babad Melayu yang menceritakan salawatan Usalatin. 

Babad Tanah Jawi yang ditulis oleh cari Braja pada 1788 atas perintah dari Sunan Pakubuwono ke 3. Babad Tanah Jawa ini berisi silsilah dari raja raja di zaman kerajaan Mataram Hindu hingga ke Mataram Islam. 

Nah itulah tadi beberapa apa peninggalan karya sastra yang berasal dari kerajaan Islam beserta dengan contohnya semoga informasi ini bisa menambah wawasan serta pengetahuan kita terhadap kebudayaan Islam di Indonesia jika artikel ini bermanfaat Jangan lupa untuk di share ya agar bermanfaat juga bagi orang lain

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda