Inilah penyebab Rasulullah melarang umat Islam memelihara Anjing - JALUR INFORMASI

7.3.21

Inilah penyebab Rasulullah melarang umat Islam memelihara Anjing

Sudah kita ketahui dalam agama Islam Hewan seperti anjing dianggap sebagai kotor atau najis hal ini bahkan sangat dilarang oleh Nabi Muhammad SAW. 

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda apabila anjing menjilati wadah seseorang berikanlah bekasnya lalu basuhlah wadah Itu 7 Kali (HR muslim). 

Lalu apa penyebab yang membuat anjing ini sangat dilarang dalam agama Islam? Dan bagaimana cara mensucikan najis anjing tersebut? Berikut ini adalah penjelasannya. 

Penyebab Rasulullah melarang umat muslim memelihara anjing 


apa penyebab islam melarang memelihara anjing

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, menyarankan kita sebagai umat muslim untuk tidak bersentuhan dengan anjing terutama dari air liurnya. Hal ini dikarenakan pada setiap anjing tentu pasti akan menjilati bagian tubuh kita dan akan menyebarkan kuman-kuman pada kulit melalui air liurnya tersebut sehingga bisa saja anjing tersebut menularkan berbagai macam penyakit. 

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra r Rasulullah saw bersabda siapapun yang memegang anjing maka pahala atau amalnya setiap hari akan berkurang 1 qirath kecuali sebagai anjing penjaga atau peliharaan HR {Al Bukhari dan Muslim). 

Hal ini dikutip dari ensiklopedia mukjizat al-qur'an hadits yang mengisyaratkan bahwa perintah untuk mengeringkan wadah bekas jilatan anjing serta haram untuk mendidik anjing jika tidak untuk kepentingan yang mendesak sehingga dalam agama Islam kita dilarang untuk memelihara anjing jika tidak ada manfaatnya sama sekali atau dalam keadaan yang genting sekalipun.

Bahkan dalam ilmu medis yang telah dilakukan oleh para peneliti dan mendukung ucapan dari Rasulullah tersebut bahwa kita harus waspada terhadap air liur dari anjing karena mengandung bakteri melalui ear air liurnya tersebut. 

Bahkan air liurnya tersebut mengandung virus yang disebut sebagai Tocks Characins yaitu sebagai virus yang dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan hingga kebutaan pada manusia. 

Hari ini telah dilakukan oleh para peneliti dengan menguji sampel terhadap 60 ekor anjing dan berdasarkan penelitian tersebut bahwa seperempat binatang tersebut membawa telur telur ulat dan juga cairan yang keluar dari mulutnya mengandung bakteri dan 180 sel telur ulat pada 1 gram bulunya. 

Jumlah tersebut ternyata lebih banyak dibandingkan yang ditemukan pada lapisan unsur tanah dan dapat dengan mudah menempel pada kulit kita. Sel telur tersebut sangatlah mudah bersentuhan dengan kulit kita dan mampu berkembang pesat jika tidak diantisipasi. Bahkan hal ini juga dapat menular melalui bekas atau wadah yang dijilati oleh anjing tersebut. 

Lalu bagaimana cara untuk mengatasi atau menghilangkan najis bekas anjing agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit? 


Berikut ini adalah beberapa cara dalam Islam untuk menghilangkan najis bekas kontak dengan anjing.

Jika yang terkena najis adalah benda maka kita wajib membasuhnya sebanyak 7 Kali dan salah satunya harus menggunakan Debu dan basuhan debu yang pertama dianjurkan pada basuhan yang basah. Hal ini juga berlaku jika kita kontak langsung dengan anjing tersebut kita harus mensucikannya dengan cara dibasuh sebanyak 7 kali menggunakan air. 

Bahkan cara ini juga ternyata telah diteliti oleh para ahli mengapa kita harus membasuh 7 Kali dan mengapa harus menggunakan tanah? Ternyata terdapat Hikmah jika kita menghilangkan najis menggunakan tanah.

Karena tanah dapat menghilangkan virus ataupun bakteri yang melekat pada wadah ataupun tubuh kita kata-kata sehingga ini berperan sebagai penyerap mikroba sekaligus virus-virus yang lembut pada tubuh ataupun wadah tersebut. 

Hal ini dikarenakan kan kan an tanah merupakan unsur efektif dalam membunuh kuman dan tentunya kita harus mengetahui dulu tanah apa yang akan kita gunakan kan untuk menghilangkan najis tersebut. 

Dan dari hal tersebut sudah kita ketahui bahwa Islam telah mengajarkan sesuatu yang baik dan suci agar kita terhindar dari hal-hal tidak diinginkan terutama bagi kesehatan dan hal ini pula telah didukung oleh medis sehingga kita tidak perlu lagu lagi apa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. 

Semoga informasi ini bisa menambah wawasan serta pengetahuan kita sehingga kita bisa terhindar dari segala macam penyakit dan juga najis yang disebabkan oleh hewan-hewan penyakit salah satunya adalah anjing.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda