Inilah fakta gunung emas di Kongo yang sedang viral - JALUR INFORMASI

16.3.21

Inilah fakta gunung emas di Kongo yang sedang viral

Wow, Inilah fakta gunung emas di Kongo yang bisa digali pakai tangan, pantas ramai yang datang.


gunung emas di kongo

JALURINFO.ID-Saat ini tengah viral mengenai keberadaan gunung emas yang ditemukan di wilayah kivu Selatan negara Kongo, sehingga Hal inilah yang membuat ribuan Orang datang secara beramai-ramai ke lokasi tersebut guna menambang emas. 

Hal ini ternyata bermula sejak bulan Februari ketika menteri pertambangan dari wilayah Kivu Selatan yaitu Venant Burume melakukan penelitian dan mendapatkan hasil bahwa di wilayah tersebut terdapat biji berkandung emas dengan kandungan mencapai 90%. 

Hal inilah yang membuat masyarakat heboh dan datang secara berbondong-bondong makan tak hanya masyarakat saja karena Angkatan Bersenjata dari kongo yaitu FARDC juga ikut datang menjuju lokasi gunung emas tersebut. Letak Gunung Emas ini ternyata berjarak sekitar 50 km dari ibu kota provinsi Bukavu. 

BACA JUGA : Cara menurunkan berat badan secara Alami

Namun kegiatan ini ternyata sempat dilarang oleh pemerintah untuk menghentikan sementara aktivitas penambangan di wilayah tersebut, pemerintah juga memerintah untuk masyarakat ya juga aparat bersenjata agar meninggalkan lokasi tersebut. 

Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi para penambang yang datang dan memastikan bahwa mereka telah terdaftar dengan benar sesuai dengan administrasi pertambangan.

Tentu saja hal ini juga untuk menghindari bahwa emas tersebut akan menjadi bahan konflik di negara Kongo sehingga meminta akan segera menindak masyarakat yang tetap datang tanpa terdaftar terlebih dahulu atau yang telah memenuhi syarat. Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai gunung emas yang ditemukan di Kongo. 

1. Pertama kali ditemukan

Dilansir dari reuters, penemuan ini dimulai sejak bulan Februari tahun 2021 ketika menteri pertambangan dari wilayah kivu Selatan memberikan laporan bahwa terdapat kandungan biji emas di wilayah tersebut sehingga hal inilah yang memicu masyarakat untuk datang dan Mendulang emas di sana hal ini juga karena pertama kalinya ditemukan gunung emas di wilayah tersebut dengan stok yang sangat melimpah. 

2. Lokasi di desa terpencil 

Penemuan gunung emas ini ternyata berada di desa kecil yang bernama Desa Luhihi yang letaknya berada di provinsi Kivu Selatan di negara Kongo. Yang jaraknya sekitar 50 km dari ibu kota provinsi yaitu Bukavu. Namun meskipun jaraknya cukup jauh tak menyurutkan niat untuk datang ke sana dan mendapatkan emas sebanyak-banyaknya. 

3. Diklaim memiliki kandungan  hingga 90% emas 

Berdasarkan riset yang telah dilakukan sebelumnya ternyata kandungan emas ini sangatlah tinggi yaitu mencapai 90% bahkan hanya untuk yang bagian atasnya saja. Namun Meskipun demikian hal ini masih perlu dikaji lebih dalam. 

BACA JUGA: Tanpa Potongan, THR PNS akan cair bulan Mei

Tentu saja hal tersebut membuat masyarakat menjadi heboh sehingga Hal inilah yang membuat masyarakat bisa menambahnya secara konvensional ataupun hanya menggunakan tangan. 

4. Penambangan dihentikan sementara 

Untuk informasi terbaru ternyata pemerintah dari kongo menghentikan sementara aktivitas yang telah dilakukan di penambangan tersebut hal ini bertujuan untuk mendata semua yang datang ke gunung emas tersebut agar memiliki izin dan mematuhi peraturan yang berlaku sehingga tidak sembarangan orang bisa datang ke tempat tersebut. 

5. Bisa menyebabkan konflik 

Emas merupakan salah satu elemen yang sangat populer di dunia tentu saja hal ini bisa saja menyebabkan permasalahan ataupun Konflik bagi negara Kongo. Terlebih saat ini banyak sekali kelompok bersenjata yang ikut terlibat dan datang ke lokasi tersebut tentu saja hal ini yang sangat dikhawatirkan oleh pemerintah setempat, terlebih jika nantinya emas tersebut digunakan untuk membeli senjata ataupun untuk membayar tentara cara agar melakukan pemberontakan. 

Nah itulah tadi informasi mengenai gunung emas yang sedang viral di Kongo informasi ini dilansir oleh situs CNN Indonesia dan beberapa sumber lainnya.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda