Hama pada Cabai dan cara mengatasinya - JALUR INFORMASI

8.3.21

Hama pada Cabai dan cara mengatasinya

Kenali Tanda-tanda Hama Pada Cabai, agar tidak merusak dan mengalami gagal Panen.

jenis hama yang sering menyerang cabe dan cara mengatasinya

Jalurinfo.id-Sebagai orang Indonesia cabai merupakan salah satu komoditi sangat penting, sehingga kegiatan usaha pertanian cabe ini sangatlah menjanjikan. Permintaan akan cabe di Indonesia cukuplah tinggi hal ini dikarenakan cabe sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat bahkan ketika menjelang hari hari penting harga cabai ini bisa melonjak berkali lipat dari harga normalnya. 

Hal ini tentu saja seiring dengan usaha tani cabe yang memerlukan modal besar dan juga keterampilan yang cukup baik dalam menanam cabe. Terlebih bagi kalian yang ingin atau baru mulai merintis usaha cabe ini. 

Sehingga nantinya bisa mengetahui apa resiko yang akan ditanggung jika hasil tidak sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan tidak jarang petani cabe ini mengalami kerugian oleh berbagai faktor mulai dari faktor cuaca harga hingga serangan hama atau penyakit yang menjadi salah satu faktor kegagalan panen cabai. 

Nah jadi untuk mengatasi masalah hama pada cabe tersebut tentu saja kita harus mengetahui terlebih dahulu jenis hama yang sering menyerang tanaman cabai dan juga cara mengatasinya. Setidaknya ada 7 jenis hama pada penyakit cabe yang umum dan sering menyerang tanaman tersebut mulai dari awal budidaya sampai hingga masa ke pembuahan, Berikut ini adalah penjelasannya. 

1. Ulat Grayak spodoptera litura 

Bulan raya ini Umumnya berwarna hijau dan berukuran kecil namun jumlahnya sangat banyak biasanya ulat grayak ini akan menyerang daun dan juga Tunas serta batang yang masih muda sehingga menyebabkan an-nur lubang dan merusak Tunas Muda. Jika tidak segera diatasi cabai bisa saja mengalami gundul dan hanya menyisakan tulang daunnya saja sehingga pertumbuhan cabai ini tidak akan maksimal. 

Cara pengendalian: 

Untuk mengatasi hama jenis ini kalian bisa menyemprotkan dengan cara menggunakan curacron, regent, prevathon atau Matador. 

2. Thrips 

Hama jenis Thrips ini sangat sulit dideteksi keberadaannya. Mama ini biasanya bisa juga ditandai dengan gejala daun keriting dan menggulung ke arah atas, hal ini dikarenakan hama jenis ini akan menghisap cairan pada daun cabai tersebut. Biasanya serangan hama ini akan dimulai pada pucuk daun ataupun daun yang mudah dan juga terjadi pada musim kemarau, hama jenis ini juga merupakan hama yang membawa virus dan mudah menyebar dengan cepat sehingga harus segera diatasi. 

Cara pengendalian: 

Untuk mengendalikan hama jenis ini kalian bisa menyemprotkan rutin menggunakan insektisida agrimec, demolish, pegasus, Omite, Bamex, mitac hingga Samite. 

3. Tungau polyphagotarsonemus latus, tetrastichus SP 

Hama jenis tungau terbagi menjadi dua yaitu hama tungau kuning dan juga hama tungau merah, hama jenis ini juga menyebabkan daun menjadi keriting dan menggulung ke arah bawah sehingga daun pada bagian bawah ini akan menyebabkan layu atau berubah menjadi warna kecoklatan bahkan lebih parahnya bisa menyebabkan daun cabai tersebut mengalami kerontokan. 

Cara pengendalian: 

Untuk mengatasi hama jenis ini kalian bisa melakukan penyemprotan secara rutin menggunakan racun tungau atau akarisida seperti misalnya agrimec, demolish, pegasus, Bamex, Omite, mithac atau samite. 

4. Kutu daun atau myzuspersicae

Kutu daun pada cabai ini sesuai dengan namanya akan menyerang daun pada cabai. Sehingga hama jenis ini akan menyebabkan daun menjadi keriting dan pertumbuhannya juga akan terhambat.

Bahkan cabe ini juga akan menyerang batang cabai yang masih muda daun dan juga Tunas Muda. Kutu jenis ini akan menghisap cairan pada daun yang menyebabkan daun tersebut akan menjadi kering dan layu serta pembukaan yang akan menjadi keriting. 

Pada hama jenis ini dapat dideteksi lebih awal yaitu dengan cara memperhatikan setiap tanaman cabai jika terdapat banyak semut pada tanaman tersebut sudah pasti terdapat kutu daun di sana, hal ini dikarenakan kutu daun tersebut mengeluarkan semacam Zat gula sehingga membuat para semut tersebut tertarik, hama jenis ini juga merupakan pembawa dan juga penyebar kuning ataupun keriting pada cabe. 

Cara pengendalian: 

Untuk mengendalikan hama jenis ini kalian bisa menyemprotkan insektisida yang berbahan aktif seperti abamektin, fipronil dan juga diafentiuron. 

5. Lalat buah atau bactrocera dorsalis 

Hama jenis lalat buah adalah hama yang menyerang pada buah yaitu menyerang cabainya secara langsung. Hama jenis ini merupakan salah satu hama yang paling berbahaya dengan sangat diantisipasi karena bisa mengurangi hasil produksi bahkan bisa menyebabkan gagal panen. 

Lalat buah ini akan menyerang buah cabai dengan cara menyuntikkan telur mereka, sehingga telur tersebut akan menetas dan menjadi larva, dan larva-larva tersebutlah nanti yang akan menggerogoti buah cabe dari dalam dan menyebabkan kerontokan buah sehingga mengalami kebusukan buah. 

Gejala ini bisa dilihat dari tangkai buah yang mengalami warna kekuningan atau bagian ujung dari buah cabai tersebut berwarna kuning, sehingga Kalian bisa melihatnya atau membelah cabe tersebut maka didalamnya biasanya terdapat larva lalat buah tersebut. 

Cara pengendalian: 

Untuk mengendalikan hama jenis ini kalian bisa membuat perangkap lalat buah ataupun dengan cara menyemprotkan insektisida curacron, regent, santoat dan juga Matador. 

6. Puru akar 

Selain serangan pada daun tangkai dan juga buahnya ternyata ada juga hama yang menyerang akar pada cabai, serangan ini biasanya akan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan bahkan hingga menyebabkan kematian pada tanaman tersebut. Gejala puru akar ini akan menyerang bagian bawah cabai secara perlahan. 

Cara pengendalian: 

Untuk mengendalikan hama jenis puru akar ini, kalian bisa menaburkan yang namanya Nemastisida dengan jenis curater, furadan, takur dan juga petrofur. 

7. Ulat tanah atau helicoverpa SP dan juga spodoptera exigua 

Ama ini merupakan hama jenis ulat berwarna coklat dan juga hijau yang berukuran besar kira-kira ukurannya sebesar pensil. Hama jenis ini akan menyerang seluruh bagian tanaman mulai dari buah batang dan juga daun namun yang lebih utama mereka akan menyukai cabainya alias buahnya. 

Hama jenis ini aktif pada malam hari sehingga pada siang hari mereka akan bersembunyi di dalam tanah ataupun di bawah tempat yang rindang, mama jenis ini juga sangat berbahaya karena bisa menyebabkan gagal panen dalam waktu yang singkat jika tidak segera diantisipasi. 

Cara pengendalian: 

Untuk mengendalikan hama jenis ini kalian bisa menjaga kebersihan sekitar area pertanian cabai tersebut kemudian kalian bisa juga melakukan penyemprotan dengan curacron, santoat, matador atau prevathon dan sebaiknya penyemprotan ini dilakukan di malam hari karena ulat jenis ini aktifnya pada malam hari. 

Sebagai catatan

Jika pada awal masa budidaya cabai sudah menggunakan pupuk organik herbafarm makanya tidak perlu untuk menggunakan pupuk atau pestisida kimia pupuk organik herbafarm sudah dilengkapi dengan bioprotektan yang mampu melindungi tanaman cabe dari serangan hama. 

Demikianlah informasi mengenai hama yang sering menyerang tanaman cabe. Semoga informasi ini bisa membantu Anda dalam menangani pengendalian dan pencegahan hama cabai sehingga hasil panen kalian akan maksimal. 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda