Apa itu Supersemar dan penyebab terjadinya - JALUR INFORMASI

11.3.21

Apa itu Supersemar dan penyebab terjadinya

Sejarah Supersemar dan latar belakangnya

Jalurinfo.id-Hari ini tepat 55 tahun yang lalu yaitu pada 11 Maret tahun 1966 jenderal Soeharto dipercaya telah menerima surat perintah Sebelas Maret atau yang lebih dikenal dengan nama "Supersemar". 

Kebenaran mengenai supersemar ini ternyata masih sangat identik dengan berbagai misteri dan juga pemalsuan sejarah, yang telah diyakini oleh sejarawan bahwa dengan adanya surat Supersemar ini menjadi pintu gerbang bagi Soeharto untuk menduduki jabatan tertinggi di Indonesia. 

Munculnya Supersemar ini tidak bisa dilepaskan dengan isu dan pemberontakan yang melibatkan gerakan 30 September PKI tahun 1965. Tidak munculnya supersemar tersebut maka mulailah terjadi penangkapan dan juga pembantaian besar-besaran terhadap kader dan simpatisan PKI yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia kala itu. 

Sehingga dengan  munculnya isu Supersemar tersebut membuat Soeharto dipercaya mendapatkan mandat bahwa ia dipercaya untuk mengambil alih komando kepemimpinan kala itu.Meskipun masih banyak yang meragukan mengenai kebenaran akan hal tersebut.

Lalu apa yang dimaksud dengan Supersemar? Berikut ini adalah beberapa penyebab menjelang munculnya Supersemar tersebut.

1. Apa itu Supersemar 

Supersemar adalah penyerahan mandat kekuasaan jadi Presiden Soekarno kepada soeharto pada 11 Maret tahun 1966. Hal ini dilakukan untuk menstabilkan kondisi di Indonesia yang tengah memanas akibat terjadinya kudeta serta berbagai pemberontakan yang terjadi. Terdapat berbagai versi mengenai Supersemar ini ya ini versi pusat penerangan atau puspen TNI AD, Sekretariat negara Satneg  dan juga Akademi kebangsaan, namun dari berbagai versi dokumen tersebut tidak ada satupun yang merupakan versi aslinya. 

2. Isi dari Supersemar yaitu. 


isi supersemar

Untuk mengambil alih segala tindakan yang dianggap perlu dan untuk menjamin terjadinya keamanan dan juga ketentraman serta menstabilkan jalanannya keamanan di bidang pemerintahan dan juga jalannya revolusi dan juga untuk menjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan pemimpin presiden panglima tertinggi atau pemimpin besar revolusi atau mandataris MPRS demi mencapai keutuhan bangsa dan negara. 

Republik Indonesia akan melaksanakan segala ajaran pimpinan besar revolusi dan mengadakan koordinasi pelaksanaan pemerintahan dengan panglima-panglima nya dengan sebaik-baiknya supaya melaporkan segala sesuatu yang bersangkut paut dalam tugas dan tanggung jawab seperti tersebut diatas.

3.Latar Belakang Munculnya Supersemar

Munculnya Supersemar ini diakibatkan dari penyerahan mandat akibat dari peristiwa G30S PKI tahun 1965. Dikarenakan TNI menuding PKI sebagai aktor utama dibalik pembunuhan beberapa jenderal. 

Sehingga hal tersebut membuat beberapa golongan yang anti terhadap komunis sangat marah dengan peristiwa tersebut sehingga kesatuan aksi mahasiswa Indonesia KAMI yang didukung oleh tentara beserta dengan kesatuan aksi pemuda pelajar Indonesia dan juga persatuan kesatuan aksi lainnya seperti kABI, KASI, KAWI dan juga KAGI. Yang semuanya tergabung dalam front Pancasila memprotes Gerakan 30 September.

Terlebih saat itu rakyat juga memprotes keadaan ekonomi yang semakin memburuk di bawah pimpinan Soekarno. Bahkan ketika menjelang tahun 1966 inflasi saat itu telah mencapai 600%. Kemudian pada 12 Januari tahun 1966 munculnya Tritura atau tiga tuntutan rakyat yaitu sebagai berikut. 
1. Pembubaran Partai Komunis Indonesia PKI 
2. Pembersihan Kabinet Dwikora serta unsur-unsur yang terlibat peristiwa G30S 
3. Penurunan harga ekonomi 
Sehingga hal ini pun menjadi Puncak ketika pada tanggal 11 Maret tahun 1966 terjadilah demo mahasiswa besar-besaran di depan Istana Merdeka yang didukung oleh tentara. Saat itu Panglima Angkatan Darat Letnan Jenderal Soeharto meminta agar Soekarno memberikan puasa untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

Sehingga ia pun bertemu dengan beberapa jenderal seperti Brigjen Amir Mahmud itu Panglima Kodam Jaya, brigjen m Yusuf menteri perindustrian dasar dan juga Mayjen Basuki Rahmat yaitu menteri Veteran dan demobilisasi. 

Berkat pertemuan tersebut akhirnya pada 11 Maret tahun 1966 sore hari di Istana Bogor Soekarno akhirnya mau untuk menandatangani surat perintah untuk mengatasi persoalan yang tengah memanas di Indonesia. 

4. Munculnya Supersemar dan kontroversinya 

Semenjak Kejadian 30 september tersebut. Keadaan di Jakarta ini semakin mencekam Selain itu krisis ekonomi juga menerpa Indonesia dan menyebabkan kekacauan dimana-mana. 

Menurut pengamat sejarah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Lipi yaitu Asbi Warman Adam munculnya Supersemar ini merupakan salah satu diantara Rangkaian peristiwa atau kejadian yang semakin melemahkan kedudukan Soekarno di kala itu. 

Sehingga setelah Soeharto menerima mandat itu ia kemudian langsung bergerak dan membubarkan Partai Komunis Indonesia atau PKI dan menangkap belasan menteri yang pro terhadap Soekarno sehingga hal tersebut membuat kejayaan Soekarno pun semakin memudar hingga kemudian menaikkan Soeharto ketaatan tertinggi yaitu sebagai presiden nantinya. 

Berikut ini adalah tiga kontroversi mengenai munculnya Supersemar: 
  1. Kebenaran naskah yang otentik Supersemar belum ditemukan 
  2. Proses mendapatkan supersemar yang menjadi kontroversi 
  3. Adanya interpretasi yang dilakukan oleh Soeharto kepada Soekarno 

Hal ini dikarenakan ketika mendapatkan kan supersemar tersebut ternyata Soekarno dalam situasi yang tertekan meskipun akhirnya munculnya Supersemar yang penuh kontroversi tersebut. terutama ketika Soekaerno bertemu dengan jendral yang diminta oleh Soeharto. 

Bahkan salah seorang pengawal Bung Karno wilardjito mengatakan Sebenarnya bukan 3 Jendral yang menemui Bung Karno, melainkan ada 4 jenderal salah satu jendral yang dimaksud adalah M. Panggabean. 

Dia mengaku saat itu m Panggabean Tengah menodongkan pistol kepada Soekarno agar Ia mau menandatangani surat super sebut namun kesaksian dari wilarjito tersebut tidak dipercaya karena saat itu ia masih berpangkat rendah. 

Sehingga akibat kejadian tersebut Soekarno pun akhirnya mau untuk menandatangani surat Supersemar tersebut dan menyerahkannya kepada musuh hingga akhirnya surat tersebut sampailah di tangan Soeharto yang kemudian langsung penertiban keamanan atas nama Presdien Soekarno. 

5. Hancurnya PKI dan Naiknya Soeharto 

Ketika Soeharto mendapatkan perintah Supersemar yang sebenarnya masih sangat misteri Siapa yang sebenarnya menulis perintah Supersemar, sehingga Soeharto langsung membubarkan PKI yang mengatakan bahwa ia telah mendapat perintah langsung dari Bung Karno untuk mengambil alih kekuasaan saat itu. 

Seminggu kemudian 15 menteri dari jajaran Bung Karno kemudian ditangkap atas tuduhan terlibat peristiwa G30S PKI tersebut termasuk Subandrio dan juga Khairul Saleh. 

Sejak saat itulah PKI resmi di larang di Indonesia berita pembantaian terhadap anggota PKI dan juga keluarga serta simpatisannya terjadi di berbagai wilayah yang ada di Indonesia, meskipun tidak tahu jumlah persisnya diperkirakan ketika 800.ribu hingga satu juta satu juta orang, bahkan sarwo Edhie Wibowo menyebutkan sekitar 3. juta orang yang menjadi korban.

Hingga kini Pristiwa mengenai munculnya Supersemar ini masih penuh akan misteri, selain karena kebenarannya yang belum terungkap. 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda